Reference, 15 November 2025 – Menjelang berlangsungnya COP 30 di Belém, Brazil, WALHI Jawa Tengah menyampaikan kekhawatiran mereka soal masa depan ekosistem mangrove. Menurut mereka, agenda iklim dunia yang makin didorong oleh skema pasar karbon justru bisa membawa ancaman baru bagi masyarakat pesisir. Dalam konferensi pers, WALHI Jateng menjelaskan bahwa COP 30 tahun ini membawa fokus pada hutan, masyarakat adat, dan transisi energi. Ketiga isu itu sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di daerah pesisir Jawa Tengah yang masih bergantung pada ekosistem mangrove. Salah satu hal yang paling mereka soroti adalah rencana diperkenalkannya Tropical Forest Finance Facility (TFFF). Skema ini disebut-sebut sebagai cara baru untuk melindungi hutan tropis. Tapi menurut WALHI, justru sebaliknya. Mereka menilai skema ini bisa membuat hutan dan mangrove diperlakukan layaknya aset finansial, bukan ruang hidup yang harus dilindungi. WALHI juga menyinggung soal nilai e...
LPM REFERENCE
LPMReference.com adalah portal Berita online, yang memiliki komitmen untuk menjujung tinggi : Demokrasi, Transformasi dan Peradaban. Menjadi wadah terbuka untuk berdiskusi, berbagi Informasi dan memberi kontribusi. For more information: Email : reference.fisip@gmail.com Instagram : @lpm.reference Telp. 083114544094 https://walisongo.ac.id/